DONASI

NAVIGASI

Pelantikan Hizbul Wathan Warnai Pengajian Selapanan PCM Kembaran

Redaksi
Redaksi PCM Kembaran
27 April 2026•506 Kali Dibaca

KEMBARAN — Momen berbeda tampak dalam gelaran Pengajian Selapanan Ahad Pon PCM Kembaran pada Ahad, 26 April 2026. Selain diisi rangkaian pengajian dan penampilan dari berbagai lembaga pendidikan, kegiatan ini juga menjadi ajang pelantikan anggota Hizbul Wathan (HW) yang berlangsung khidmat di hadapan jamaah.

Pelantikan dilaksanakan sekitar pukul 09.45 WIB, dipimpin langsung oleh pembina HW. Para peserta yang dilantik tampak mengenakan seragam khas berwarna cokelat lengkap dengan syal hijau, berdiri rapi di atas panggung mengikuti prosesi dengan penuh kesungguhan. Suasana hening menyelimuti lokasi saat ikrar dibacakan, disaksikan oleh para tokoh Muhammadiyah, tamu undangan, dan masyarakat yang hadir.

Prosesi ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi langkah awal pembinaan generasi muda dalam lingkungan Muhammadiyah. Melalui Hizbul Wathan, para anggota diharapkan memiliki karakter disiplin, mandiri, serta siap berkhidmat untuk umat dan bangsa.

Hizbul Wathan sendiri merupakan organisasi kepanduan yang berada di bawah naungan Muhammadiyah. Didirikan pada tahun 1918 oleh KH. Ahmad Dahlan, HW memiliki tujuan membentuk pribadi muslim yang kuat secara fisik, mental, dan spiritual. Kegiatan dalam Hizbul Wathan menggabungkan nilai-nilai keislaman dengan keterampilan kepanduan, seperti kepemimpinan, kerja sama, serta kecintaan terhadap tanah air.

Di lingkungan Muhammadiyah, Hizbul Wathan memiliki peran penting dalam membina generasi muda agar tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga tangguh dalam akhlak dan kepribadian. Tidak heran jika pelantikan HW dalam acara pengajian ini mendapat perhatian khusus dari para jamaah.

Kegiatan pelantikan ini menjadi salah satu rangkaian penting dalam Pengajian Selapanan PCM Kembaran yang berlangsung meriah sejak pagi. Dengan adanya agenda ini, diharapkan semakin banyak generasi muda yang tertarik untuk bergabung dan aktif dalam Hizbul Wathan sebagai wadah pembinaan diri yang positif.

Pengajian kemudian dilanjutkan dengan tausiyah inti oleh Ustadz Amrulloh Sucipto, S.Sos yang mengangkat tema “Hati yang Terbelenggu”, menutup rangkaian acara hingga menjelang siang hari.

Diskusi Jamaah

0 Tanggapan

Silakan masuk untuk berdiskusi.