DONASI

NAVIGASI

Menjadi Magnet Spiritual, Masjid Al-Furqon Ledug 1 Kembaran Kini Jadi Pusat Mualaf di Purwokerto

Redaksi
Redaksi PCM Kembaran
29 April 2026•505 Kali Dibaca

Masjid Al-Furqon yang dikelola oleh Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Ledug 1 kini semakin dikenal luas bukan hanya sebagai tempat ibadah, melainkan juga sebagai oase spiritual bagi mereka yang mencari kebenaran. Masjid ini kerap menjadi saksi bisu prosesi pensyahadatan para mualaf yang datang dari berbagai latar belakang, bahkan dari mancanegara.

Fenomena ini menjadikan Masjid Al-Furqon sebagai salah satu titik penting pergerakan dakwah di Banyumas, khususnya melalui pendampingan mualaf yang intensif dan berkelanjutan.

Gambar Artikel PCM Kembaran


Keberhasilan Masjid Al-Furqon dalam membimbing para mualaf tidak lepas dari peran Ustadz Ilham Aris. Beliau, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua 2 Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kembaran, dikenal sebagai sosok yang telaten dan inklusif dalam menyambut para pencari hidayah.

"Hampir setiap bulan, alhamdulillah, selalu ada saudara baru kita yang bersyahadat di sini. Kami terbuka bagi siapa saja yang ingin mengenal Islam lebih dalam tanpa tekanan," ujar salah satu pengurus masjid.

Dari Lokal Hingga Internasional

Hal yang menarik dari fenomena mualaf di Masjid Al-Furqon Ledug 1 adalah keberagaman asal usul para mualaf tersebut. Tidak hanya warga lokal Purwokerto dan sekitarnya, banyak Warga Negara Asing (WNA) yang menjatuhkan pilihan hatinya pada Islam di masjid ini.

Tercatat, beberapa mualaf yang pernah bersyahadat di sini berasal dari: Australia, Jerman, Italia, China, Dan berbagai negara lainnya.

Latar belakang profesi dan budaya yang berbeda-beda bukan menjadi penghalang. Justru, keramahan jamaah dan bimbingan yang tepat dari Ustaz Ilham Aris membuat para mualaf merasa diterima dengan tangan terbuka di lingkungan PRM Ledug 1.

Pendampingan Pasca-Syahadat

Mualaf Center Purwokerto tidak hanya berhenti pada prosesi pensyahadatan. Namun juga berkomitmen memberikan edukasi lanjutan mengenai tata cara ibadah, membaca Al-Qur'an, hingga pemahaman nilai-nilai Islam yang rahmatan lil 'alamin.

Keberadaan mualaf dari berbagai negara ini secara tidak langsung memperkuat posisi Purwokerto sebagai kota yang ramah dan terbuka terhadap keberagaman, sekaligus menjadi pusat syiar Islam yang moderat di Jawa Tengah.

Bagi masyarakat yang ingin mengetahui lebih lanjut atau membutuhkan konsultasi mengenai keislaman, Masjid Al-Furqon Ledug 1 selalu membuka pintu bagi siapa pun yang ingin berdiskusi.

#mualafcenterpurwokerto

Diskusi Jamaah

0 Tanggapan

Silakan masuk untuk berdiskusi.